Wayang Kulit Indonesia dan Keunikannya

Klik Formasi – Indonesia merupakan negara yang kaya akan warisan budaya dan kesenian dari para leluhur terdahulu. Budaya dan kesenian yang begitu banyak tersebar di berbagai daerah Indonesia. Tentunya rasa takjub menghampiri diri kita mengetahui banyaknya budaya atau kesenian yang ada di berbagai daerah, namun tiap-tiap daerah memiliki ciri khas masing-masing pada kesenian yang dimilikinya. Salah satu mega kesenian Indonesia adalah Wayang Kulit. Lalu, apa itu wayang kulit?

Wayang Kulit Indonesia adalah kesenian drama tradisional yang menampilkan pertunjukan boneka. Wayang kulit merupakan kesenian asli Indonesia yang berkembang pesat di Pulau Jawa dan Bali. Nama wayang kulit sendiri memiliki filosofi yang begitu dalam dimana Wayang berasal dari kata ‘Ma Hyang’ yang artinya semangat spiritual terhadap Tuhan atau Dewa. Adapula yang mengatakan bahwa Wayang berasal dari bahasa Jawa yang mengandung arti ‘Bayangan’, hal ini menganalogikan permirsa yang menonton wayang dari balik bayangan atau tirai.


Tak kalah menarik untuk dihabas dari wayang kulit ini adalah keunikan yang dibawanya. Keunikan dari wayang kulit yakni unsur-unsur wayang sendiri yang sekaligus menjadikan kesenian ini bernilai seni tinggi. Apa saja keunikan wayang kulit Indonesia? Yukk simak penjelasan berikut:

Pembuatan Wayang Kulit
Sobat Klik, wayang kulit terbuat dari bahan dasar kulit (hewan) sejenis Kerbau dan Sapi yang sudah diproses menjadi lembaran kulit tipis. Lembaran kulit yang telah diproses kemudian dipadukan dengan besi berunjung runcing dari bahan berkualitas. Pada dasarnya, dalam menata dan membuat bentuk wayang dilakukan dengan cara melubanginya menjadi bentuk ukiran. Selanjutnya, pemasangan dilakukan dengan cara menyambungkan bagian-bagian tubuh wayang. Pembuatan wayang kulit ini semakin unik karena skrup dan tangkai wayang kulit berasal dari tanduk Kerbau atau Sapi.

Unsur Benda

Selain pembuatan wayang kulit, keunikannya berlanjut hingga pertunjukan wayang kulit digelar yakni unsur benda. Unsur benda pada pagelaran wayang kulit adalah benda-benda tertentu yang digunakan saat pagelaran berlangsung. Unsur benda yang dimaksud, antara lain: (1) Wayang Kulit. Wayang kulit merupakan obyek utama dalam pertunjukan ini. (2) Gamelan. Gamelan merupakan alat musik tradisional seperti gendang, gong, siter, kempul, dan lain-lain yang akan mengiringi jalannya wayang kulit. (3) Kelir. Kelir adalah layar lebar yang digunakan sebagai latar pada pertunjukan wayang kulit. (4) Debog. Debog adalah batang Pisang yang digunakan untuk menancapkan wayang yang dijajar. (5) Blencong. Blencong adalah sebutan untuk lampu minyak yang digunakan dalam pertunjukan wayang kulit. (6) Cempala. Cempala merupakan perangkat sekaligus senjata bagi dalang untuk memberikan perintah kepada Wiraniyaga, Wiraswara, maupun Waranggana.

Unsur Manusia
Sobat Klik, keunikan wayang kulit Indonesia juga terdapat dari unsur manusia yang berperan menggerakkan dan mengiringi pertunjukan, antara lain: (1) Dalang. Dalang adalah sutradara, artis, dan tokoh utama pada pagelaran wayang kulit, artinya tanpa adanya dalang maka wayang kulit tidak ada. (2) Penyimping. Penyimping adalah orang yang berperan membantu dalang dalam menyiapkan wayang dari Debog. (3) Panjak. Panjak adalah orang yang berperan memainkan musik gamelan untuk mengiringi pertunjukan. (4) Waranggana. Waranggana ialah penyanyi wanita atau biasa disebut ‘sinden’ yang berperan melantunkan lagu-lagu guna mengiringi pertunjukan wayang kulit.
Previous
Next Post »

5 komentar

Click here for komentar
arin al-aziz
admin
10 Januari 2017 15.07 × Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
avatar
arin al-aziz
admin
10 Januari 2017 15.08 × Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
avatar
arin al-aziz
admin
10 Januari 2017 15.11 ×

Perlu melestarikan budaya indonesia nih ..

Reply
avatar
arin al-aziz
admin
10 Januari 2017 15.11 ×

Perlu melestarikan budaya indonesia nih ..

Reply
avatar
Abdul Rozak
admin
12 Januari 2017 18.48 ×

Benar sekali mbak :)

Reply
avatar